Wednesday, September 7, 2016

MEMPOSTING SUB KE BLOG

MEMPOSTING SUB KE BLOG


Sebelumnya terima kasih telah membaca dan megunjungi blog sederhana dari saya. Pada postingan kali ini saya akan membahas bagaimana caranya memasukkan postingan yang kita buat ke Menu blog atau sub menu. Bila kita mempunyai menu atau pun sub menu yang lain dalam page blog kita tentu kita akan kesulitan bila kita tidak dapat menggunakannya apalagi pemula seperti saya.

Pada artikel ini saya akan memberikan cara simpel dan langkah-langkah untuk memasukan label otomatis di blog Anda.

Langkah-langkah memasukkan Label di Blog perhatikan lebih teliti ya kaka.

Pertama
1. Masuk blogger.com di tab browser Anda.
 Lihat Gambar :



Lalu masuk di blog yang mana Anda akan tambahkan label. Klik tanda panah tersebut yang dibulatkan.




Kedua klik template. Lihat gambar di bawah :




 Ke 3.  klik edit html. Lihat gambar di bawah:




Ke 4. Untuk memudahkan anda memasukkan label pada script HTML sebaiknya Anda menggunakan ctrl+F untuk memudahkan. Ctrl+F sendiri berfungsi untuk men search script HTML.

Perhatikan tanda yang di bulatkan.

Setelah itu fokus dulu ke artikel yang akan anda buat


Ke 5.  Cari artikel atau pos baru artikel yang akan Anda pasang label. Bila anda belum mengerti bagimana memasukkan label. Ini caranya Anda masuk ke pos dalam blog Anda. Lihat gambar:




Ke 6. Masukkan label mana yang akan Anda masukkan (bebas yang terpenting pada menu dan sub menu pada page Anda) lalu klik OK. Label tidak harus satu tetapi kondisikan dengan menu dan sub menu pada template Anda.

Kita ambil contoh Anda memasukan label dunia web dan blogger

menu dan sub menu. 






Ke 7. Lihat artikel Anda kembali di blog Anda. Bila sudah di masukkan label tidak otomatis langsung ke sub menu melainkan akan muncul di halaman utama. Kembali ke edit HTML.





Ke delapan setelah itu fokus ke HTML dan kita akan memasukan artikel di menu dunia web sub blogger 




Ke 9 dengan ctr+ f kita cari
dunia web dan blogger.






Ke 10 mulai melakukan pengcodingan dan edit teks HTML.

Setelah tanda # Anda wajib hapus, kemudian masukan link blogspot Anda, lalu masukan search/label/............ karena di sini saya akan masukan artikel pada label dunia web sub menu blogger jadi saya tambahkan setelah url blog anda/search/label/dunia web/blogger. Bisa dilihat di gambar bawah.




Ke 11 setelah itu klik simpan template dan refresh kembali halaman blog Anda.



ke 12. Anda pastikan kembali bahwa label yang Anda gunakan seperti gambar di bawah sudah di masukkan.



Ke 13. Bila sudah coba buka blog Anda pada Menu dan sub menu Anda. Dan lihat berhasil tidak.

Ke 14. Ini hasil jadiku mana punyamu jadi ga?




Bila Anda berhasil berarti Anda luar biasa. Bila belum berhasil silahkan bertanya dan lihat secara lebih teliti langkah-langkah. Maaf ya semuanya soalnya masih pemula mohon di maafkan bila ada yang salah.


Masalah ketika merakit komputer PC

Masalah ketika merakit komputer PC 


Komputer Yang Dirakit Tidak Mau Menyala Sama Sekali

Ini adalah masalah terbesar dan biasanya masalah komputer tidak mau menyala ketika selesai kita rakit sama sekali sangat jarang terjadi. Kenapa? Karena kalau memang komputer yang kita rakit adalah komputer baru, maka jauh dari kemungkinan kalau komponen komputer ada yang rusak. Kecuali kalau kita merakit komputer sendiri dengan komponen komputer serba bekas.
Sebelum kita memutuskan mengambil sikap untuk menghubungi tukang servis atau toko tempat kita membeli komputer, coba cek dulu seluruh komponen komputer. Kemungkinan saja terdapat komponen yang salah kita pasang atau masalah lainnya.
    1. Periksa dengan cermat apakah power switch yang kita pasang salah menghubungkannya. Apa itu power switch? Power switch adalah kabel power penghubung dari chasing CPU ke motherboard. Begitu kita tekan power yang terdapat di CPU, maka komputer akan menyala. Ini terjadi karena dari tombol power CPU ada kabel yang terhubung dengan motherboard. Nah itu namanya adalah power switch disingkat Power SW. Biasanya pada motherboard ada tulisan Power SW, maka itulah untuk menghubungkan power switch. Jika seandainya sudah benar menghubungkannya, coba cek dulu dengan menghubungkan langsung dua pin dalam power switch dengan kabel langsung atau obeng.
    2. Terkadang komputer yang selesai kita rakit tidak mau menyala masalah terbesarnya terdapat dalam power supply. Untuk itu coba Anda periksa kembali seluruh pin yang terdapat dalam power supply atau pin yang ada di motherboard. Langkah lainnya, coba Anda gunakan power supply yang lain yang sudah yakin kalau power supply tersebut masih bagus.
    3. Bisa saja komputer tidak mau menyala masalahnya terdapat pada RAM/Memori. Perika memori dan bersihkan dengan penghapus 2B dan coba pasangkan kembali dengan benar. Atau mungkin saja slot memori yang terdapat di motherboard tidak mendukung dengan memori yang kita pasang sebelumnya. Maka coba Anda pasang memori pada slot memori yang berbeda.
    4. Terdapat benda asing yang menempel pada motherboard dan menghubungkan dengan chasing CPU. Cek kembali apakah benar ada benda yang menghalangi sehingga komputer tidak mau menyala. Atau coba Anda keluarkan semuanya komponen komputer dan rakit lagi diluar/tanpa chasing. Jika setelah komponen komputer bisa menyala dengan normal ketika Anda merakit tanpa chasing, maka pasang kembali komponen komputer kedalam chasing. Namun coba gunakan benda pembatas antara motherboard dengan chasing yang tidak menghantarkan listrik, contoh kertas.
    5. Kemungkinan terakhir kalau komputer tidak mau menyala ketika kita selesai merakit komputer adalah aliran listrik yang Anda gunakan buruk. Langkah baiknya selain Anda bisa mencoba dengan aliran listrik lain, gunakan stabilizer/stavol untuk mengetahui apakah tegangan listriknya normal atau tidak.

Komputer Bisa Menyala, Namun Muncul Peringatan Disk Boot Failure

Sekarang komputer yang kita rakit sudah bisa menyala dengan normal, namun muncul lagi masalah baru. Ketika komputer kita nyalakan di layar monitor muncul peringatan Disk Boot Failure. Jangan menyerah dulu, coba kita hahas bersama-sama disini. Peringatan Disk Boot Failure disebabkan oleh kegagalan proses boot pada Hardisk dan CD.
Namun sebelum kita lanjutkan, pahami dulu apakah kita akan mengatur sistem boot dari Hardisk atau CD? Biasanya kalau komputer akan kita install dengan Sistem Operasi Windows, maka sistem boot yang dipilih adalah dari CD. Namun jika kita sudah selesai melakukan install Windows, maka yang menjadi prioritas boot komputer adalah dari Hardisk.
Selanjutnya untuk masalah Disk Boot Failure yang akan saya terangkan disini adalah Disk Boot Failure atau kegagalan boot pada CD ketika kita mau install Windows. Karena memang setelah kita merakit komputer dan komputer sudah mau menyala maka langkah selanjutnya adalah menginstall komputer dengan sistem operasi.
  1. Setting dulu mana yang akan kita prioritaskan menjadi boot utama ketika komputer menyala. Tentu saja dalam hal ini karena kita akan menginstall sistem operasi windows, maka yang menjadi prioritas boot kali ini adalah boot CD. Silakan Anda lihat tulisan saya sebelumnyabagaimana cara setting prioritas boot komputer.
  2. Setelah kita mengatur sistem boot CD, namun CD yang kita masukkan tidak terdeteksi sama sekali, maka muncul lagi permasalahan baru. Matikan komputer dan coba cek seluruh port yang terhubung ke CD-Room. Baik port data atau port power. Jika Hardisk dan CD-Room yang Anda gunakan jenis ATA, maka periksa konfigurasi jumpernya. Kemungkinan setting primary dan masternya ada yang salah. Wajib untuk jenis ATA ini jangan sampai sama konfigurasi primary dan masternya. Jika CD-Room menggunakan konfigurasi master maka hardisk gunakan konfigurasi primary.
Namun jika CD-Room dan Hardisk yang Anda gunakan bukan berjenis ATA tapi SATA, maka konfigurasi ini abaikan saja.
Selanjutnya bisa saja CD yang kita masukkan tidak bisa terdeteksi karena kepingan CD sudah tergores atau rusak. Maka dari itu coba gunakan CD lain yang kita anggap masih bagus atau belum tergores fisiknya.

Suara Tidak Ada

Selesai kita install sistem operasi di komputer, namun ada lagi masalah baru muncul yaitu komputer tidak bisa mengeluarkan suara (sound). Memang masalah ketika merakit komputer ini atau suara komputer tidak ada sering terjadi. Maka dari itu saya akan coba menjelaskannya.
  1. Pertama Anda cek Device Manager komputer dari My Computer klik kanan pilih Properties. Lihat device sound yang terdapat di Device Manager apakah driver soundnya sudah benar atau belum. Jika driver sound belum diinstall dengan benar, maka akan tampil peringatan warna kuning. Maka dari itu install dulu driver sound card yang terdapat pada kepingan CD Motherboard.
  2. Bisa saja komputer tidak bersuara ketika selesai kita rakit dan install sistem operasi masalah terdapat pada koneksi port sound yang salah. Periksa seluruh port sound yang terdapat di motherborad dan bersihkan.
  3. Atau mungkin saja speaker yang Anda gunakan sudah rusak, kabelnya putus, dan lain-lain. Coba cek menggunakan speaker lain yang Anda anggap masih baik speakernya.
Akhirnya selesai juga pembahasan tentang beberapa masalah yang paling sering terjadi ketika kita sedang merakit komputer sendiri serta solusinya. Apakah Anda menemukan masalah lainnya ketika sedang merakit komputer? Silakan disampaikan saja di kotak komentar. Jangan sungkan juga untuk memberi solusi jika terdapat masalah baru yang disampaikan di kotak komentar oleh orang lain. Berbagi ilmu itu indah dan pasti banyak manfa’atnya.
Semoga tulisan Masalah Ketika Merakit Komputer Dan Solusinya bisa menjadi inspirasi berguna bagi mereka yang membutuhkan.


Komputer Yang Dirakit Tidak Mau Menyala Sama Sekali

Masalah ketika merakit komputer PC 


Komputer Yang Dirakit Tidak Mau Menyala Sama Sekali

Ini adalah masalah terbesar dan biasanya masalah komputer tidak mau menyala ketika selesai kita rakit sama sekali sangat jarang terjadi. Kenapa? Karena kalau memang komputer yang kita rakit adalah komputer baru, maka jauh dari kemungkinan kalau komponen komputer ada yang rusak. Kecuali kalau kita merakit komputer sendiri dengan komponen komputer serba bekas.
Sebelum kita memutuskan mengambil sikap untuk menghubungi tukang servis atau toko tempat kita membeli komputer, coba cek dulu seluruh komponen komputer. Kemungkinan saja terdapat komponen yang salah kita pasang atau masalah lainnya.
    1. Periksa dengan cermat apakah power switch yang kita pasang salah menghubungkannya. Apa itu power switch? Power switch adalah kabel power penghubung dari chasing CPU ke motherboard. Begitu kita tekan power yang terdapat di CPU, maka komputer akan menyala. Ini terjadi karena dari tombol power CPU ada kabel yang terhubung dengan motherboard. Nah itu namanya adalah power switch disingkat Power SW. Biasanya pada motherboard ada tulisan Power SW, maka itulah untuk menghubungkan power switch. Jika seandainya sudah benar menghubungkannya, coba cek dulu dengan menghubungkan langsung dua pin dalam power switch dengan kabel langsung atau obeng.
    2. Terkadang komputer yang selesai kita rakit tidak mau menyala masalah terbesarnya terdapat dalam power supply. Untuk itu coba Anda periksa kembali seluruh pin yang terdapat dalam power supply atau pin yang ada di motherboard. Langkah lainnya, coba Anda gunakan power supply yang lain yang sudah yakin kalau power supply tersebut masih bagus.
    3. Bisa saja komputer tidak mau menyala masalahnya terdapat pada RAM/Memori. Perika memori dan bersihkan dengan penghapus 2B dan coba pasangkan kembali dengan benar. Atau mungkin saja slot memori yang terdapat di motherboard tidak mendukung dengan memori yang kita pasang sebelumnya. Maka coba Anda pasang memori pada slot memori yang berbeda.
    4. Terdapat benda asing yang menempel pada motherboard dan menghubungkan dengan chasing CPU. Cek kembali apakah benar ada benda yang menghalangi sehingga komputer tidak mau menyala. Atau coba Anda keluarkan semuanya komponen komputer dan rakit lagi diluar/tanpa chasing. Jika setelah komponen komputer bisa menyala dengan normal ketika Anda merakit tanpa chasing, maka pasang kembali komponen komputer kedalam chasing. Namun coba gunakan benda pembatas antara motherboard dengan chasing yang tidak menghantarkan listrik, contoh kertas.
    5. Kemungkinan terakhir kalau komputer tidak mau menyala ketika kita selesai merakit komputer adalah aliran listrik yang Anda gunakan buruk. Langkah baiknya selain Anda bisa mencoba dengan aliran listrik lain, gunakan stabilizer/stavol untuk mengetahui apakah tegangan listriknya normal atau tidak.

Komputer Bisa Menyala, Namun Muncul Peringatan Disk Boot Failure

Sekarang komputer yang kita rakit sudah bisa menyala dengan normal, namun muncul lagi masalah baru. Ketika komputer kita nyalakan di layar monitor muncul peringatan Disk Boot Failure. Jangan menyerah dulu, coba kita hahas bersama-sama disini. Peringatan Disk Boot Failure disebabkan oleh kegagalan proses boot pada Hardisk dan CD.
Namun sebelum kita lanjutkan, pahami dulu apakah kita akan mengatur sistem boot dari Hardisk atau CD? Biasanya kalau komputer akan kita install dengan Sistem Operasi Windows, maka sistem boot yang dipilih adalah dari CD. Namun jika kita sudah selesai melakukan install Windows, maka yang menjadi prioritas boot komputer adalah dari Hardisk.
Selanjutnya untuk masalah Disk Boot Failure yang akan saya terangkan disini adalah Disk Boot Failure atau kegagalan boot pada CD ketika kita mau install Windows. Karena memang setelah kita merakit komputer dan komputer sudah mau menyala maka langkah selanjutnya adalah menginstall komputer dengan sistem operasi.
  1. Setting dulu mana yang akan kita prioritaskan menjadi boot utama ketika komputer menyala. Tentu saja dalam hal ini karena kita akan menginstall sistem operasi windows, maka yang menjadi prioritas boot kali ini adalah boot CD. Silakan Anda lihat tulisan saya sebelumnyabagaimana cara setting prioritas boot komputer.
  2. Setelah kita mengatur sistem boot CD, namun CD yang kita masukkan tidak terdeteksi sama sekali, maka muncul lagi permasalahan baru. Matikan komputer dan coba cek seluruh port yang terhubung ke CD-Room. Baik port data atau port power. Jika Hardisk dan CD-Room yang Anda gunakan jenis ATA, maka periksa konfigurasi jumpernya. Kemungkinan setting primary dan masternya ada yang salah. Wajib untuk jenis ATA ini jangan sampai sama konfigurasi primary dan masternya. Jika CD-Room menggunakan konfigurasi master maka hardisk gunakan konfigurasi primary.
Namun jika CD-Room dan Hardisk yang Anda gunakan bukan berjenis ATA tapi SATA, maka konfigurasi ini abaikan saja.
Selanjutnya bisa saja CD yang kita masukkan tidak bisa terdeteksi karena kepingan CD sudah tergores atau rusak. Maka dari itu coba gunakan CD lain yang kita anggap masih bagus atau belum tergores fisiknya.

Suara Tidak Ada

Selesai kita install sistem operasi di komputer, namun ada lagi masalah baru muncul yaitu komputer tidak bisa mengeluarkan suara (sound). Memang masalah ketika merakit komputer ini atau suara komputer tidak ada sering terjadi. Maka dari itu saya akan coba menjelaskannya.
  1. Pertama Anda cek Device Manager komputer dari My Computer klik kanan pilih Properties. Lihat device sound yang terdapat di Device Manager apakah driver soundnya sudah benar atau belum. Jika driver sound belum diinstall dengan benar, maka akan tampil peringatan warna kuning. Maka dari itu install dulu driver sound card yang terdapat pada kepingan CD Motherboard.
  2. Bisa saja komputer tidak bersuara ketika selesai kita rakit dan install sistem operasi masalah terdapat pada koneksi port sound yang salah. Periksa seluruh port sound yang terdapat di motherborad dan bersihkan.
  3. Atau mungkin saja speaker yang Anda gunakan sudah rusak, kabelnya putus, dan lain-lain. Coba cek menggunakan speaker lain yang Anda anggap masih baik speakernya.
Akhirnya selesai juga pembahasan tentang beberapa masalah yang paling sering terjadi ketika kita sedang merakit komputer sendiri serta solusinya. Apakah Anda menemukan masalah lainnya ketika sedang merakit komputer? Silakan disampaikan saja di kotak komentar. Jangan sungkan juga untuk memberi solusi jika terdapat masalah baru yang disampaikan di kotak komentar oleh orang lain. Berbagi ilmu itu indah dan pasti banyak manfa’atnya.
Semoga tulisan Masalah Ketika Merakit Komputer Dan Solusinya bisa menjadi inspirasi berguna bagi mereka yang membutuhkan.