Cara Mengatasi OS Windows Komputer / Laptop yang Rusak & Tidak Bisa Masuk Windows
Windows merupakan Operating system (OS) yang paling banyak dipakai oleh
orang-orang di dunia, yang menjadi favorit karena OS ini sangat user
friendly dan memiliki kualitas yang mumpuni dan bagus. Sistem operasi
juga merupakan perangkat lunak yang dapat mengalami kerusakan data. Nah,
masalah pada sistem operasi komputer yang mengalami kerusakan merupakan
hal paling menyebalkan untuk pengguna komputer maupun laptop pada
umumnya, karena tentunya harus mengecek kerusakan yang terjadi, selain
kendala kemampuan akan pemahaman tentang sistem operasi yang pas-pasan,
juga tidak akan bisa mengeceknya jika sistem operasi Windows tidak bisa
diakses.
Untuk itu, terdapat beberapa poin yang perlu untuk kita kerjakan apabila
sistem operasi komputer / laptop mengalami kerusakan, dimana kerusakan
pada sistem operasi sebenarnya cukup biasa terjadi. Kerusakan yang ada
pada OS pasti memiliki sebab, sebelum melangkah lebih jauh untuk
mengatasi kerusakan yang pada sistem operasi komputer / laptop, maka
perlu untuk mengecek lebih dahulu tenang seberapa parah kerusakan yang
terjadi pada OS.
Apabila Kamu telah mengetahui jenis kerusakan yang ada pada sistem
operasi Anda, maka dengan begitu akan lebih mudah untuk mengatasinya.
Ada beberapa faktor yang membuat sistem operasi error / rusak, yaitu:
- Serangan virus, maka untuk mengatasinya dengan menggunakan antivirus yang mumpuni
- Adanya program yang tidak kompatibel, maka copot program / software yang bermasalah tersebut
- Kesalahan atau gagal update pada sistem operasi windows
Apabila permasalahannya berupa problem pertama dan kedua maka untuk
mengatasinya cukup sederhana. Apabila ada program software yang
bermasalah maka OS Windows hanya akan memunculkan notifikasi kerusakan
pada program saja, sehingga Kamu tinggal uninstall program yang tidak
kompatibel tersebut untuk mengatasinya. Adapun apabila problem yang ada
yaitu seperti pada nomor 3 di atas, maka akan sedikit lebih rumit untuk
mengatasinya.
Pergi ke safe mode
Terjadinya gagal update pada windows mengakibatkan hal yang fatal, untuk
itu hal pertama yang perlu dilakukan apabila Kamu tidak dapat login
pada Windows, maka kita masih bisa memanfaatkan safe mode. Pada safe
mode maka Kamu tetap akan masuk ke Windows, akan tetapi dalam versi
simpel dan juga tanpa driver. Umumnya pada komputer yang bermasalah,
maka ketika menghidupkan komputer maka Kamu menemui menu safe mode,
pilih mode tersebut.
Kemudian, lakukan sistem restore sebagai alternatif pertama
Pada safe mode tersedia fasilitas sistem restore, tidak hanya ada pada
windows yang berjalan secara normal, di safe mode sistem restore akan
secara otomatis muncul, untuk bisa menjalankan cara ini maka jauh-jauh
hari sebelumnya Kamu tidak boleh menonaktifkan sistem restore, dengan
sistem restore yang aktif maka Kamu masih bisa mengembalikan OS windows
dalam keadaan baik sedia kala seperti sebelumnya.
Dengan begitu, maka yang perlu Kamu lakukan yaitu memilih point restore
(berupa tanggal), dengan memilih tanggal yang dimana komputer masih
dalam keadaan yang baik waktu itu, sehingga nantinya mengembalikan
sistem dan setting pada sistem operasi kembali pada point atau tanggal
yang Kamu pilih. Fasilitas ini hanya dapat Kamu lakukan jika masalah
yang ada baru terjadi sekitar seminggu, adapun jika masalah sudah ada
yang dibiarkan selama berbulan-bulan, maka bisa demikian Kamu tidak bisa
melakukan restore.
Install ulang restore backup OS Windows
Instal ulang ini sebenarnya menjadi jalan terakhir sekaligus menjadi
jalan yang terbaik untuk meng-clear sistem dari kerusakan, untuk instal
ulang diperlukan waktu sekitar 2 jam lebih, dan setelah itu juga Kamu
perlu menginstal kembali driver dan program secara satu persatu. Nah,
untuk meringankan proses ini maka Kamu siapkan saja windows backup,
dimana Kamu nantinya tinggal restore saja Windows backup tersebut yang
juga sudah lengkap dengan driver.
Mengatasi problem komputer gagal masuk ke OS Windows
Ketika menyalakan atau restart komputer tetapi hanya menampilkan error
atau hanya menampilkan blue screen, beberapa faktor penyebabnya, yaitu:
- Adapun file SUPER PENTING yaitu file dari sistem operasi Windows yang tidak sengaja terhapus, atau dihapus paksa oleh program virus.
- Adanya program virus, spyware atau trojan yang juga ikut melakukan loading saat komputer startup
- Drive yang rusak, atau gagal ketika dibaca oleh sistem operasi Windows
- Kerusakan pada hardware seperti memori komputer dan harddisk
- Sistem operasi Windows yang corrupt karena belum sempurna proses instalasi yang dilakukan
- Adanya setting BIOS yang tidak benar
Beberapa cara untuk mengatasinya, yaitu:
- Startup dengan metode safe mode, caranya tekan F5 saat komputer hidup, lalu muncul beberapa menu maka pilih menu ‘safe mode’. Jika berhasil masuk maka ada proses loading yang tidak bisa dibaca oleh Windows, untuk itu maka Kamu perlu mematikan loading tersebut, caranya dengan masuk ke msconfig, cara buka kotak run, lalu ketik msconfig, klik OK. Setelah itu muncul jendela baru, maka matikan start up program yang bermasalah.
- Lakukan repair Windows, bisa menggunakan CD instalasi Windows, lalu Kamu ubah BIOS untuk startup lewat CD/DVD-ROM, nantinya Kamu masuk ke fasilitas install Windows, lalu pilih opsi repair Windows. Kamu bisa melakukan format harddisk jika repair Windows gagal. Jika Kamu benar-benar belum paham tentang cara instal ulang Windows, maka pergi saja ke tukang service komputer, sehingga nanti tinggal terima beres.
- Pastikan untuk tidak mengubah setting BIOS sebelumnya, kalau ada maka Kamu bisa mengembalikannya seperti semula, mungkin saja masalah ada pada setting BIOS.
- Masalah lainnya dapat timbul karena kerusakan pada hardware, yang seringnya terjadi kerusakan pada memori dan harddisk, adapun VGA dan Mainboard juga bisa mengalami kerusakan, tetapi cukup jarang terjadi.
- Adanya error pada driver VGA card, maka dapat menyebabkan tidak dapat mengakses Windows, jika hal ini benar-benar terjadi, maka uninstall driver VGA yang error tersebut (dengan bantuan safe mode), kemudian baru install kembali driver VGA ketika Kamu sudah bisa masuk ke Windows secara normal.
Semoga bermanfaat.

0 comments:
Post a Comment